Showing posts with label Olympiade Matematika. Show all posts
Showing posts with label Olympiade Matematika. Show all posts

Saturday, April 11, 2009

Link-link Terkait Olimpiade Matematika

Berikut ini adalah alamat-alamat website yang disarankan untuk dikunjungi apabila anda berminat untuk menekuni olimpiade Matematika. Koleksi soal-soal dan pembahasan serta tutorial materi-materi standart Olimpiade Matematika dapat kalian temukan pada salah satu web-web di bawah ini. Dengan mengaksesnya kita dapat mengikuti perkembangan informasi ke-olimpiade-an baik dari segiinformasi penyelenggaraan, soal-soal maupun matetrinya.


TENTANG LITERATUR DAN PUBLIKASI BUKU


TENTANG IMO

  • Web-Official IMO

http://www.imo-official.org/

  • Regulasi tentang IMO

http://olympiads.win.tue.nl/imo/imoregul.html#IMO

  • Rekapan skor IMO

http://www.srcf.ucam.org/~jsm28/imo-scores/

  • Kumpulan Soal Jawab IMO

http://www.kalva.demon.co.uk/imo.html?session=0


TENTANG OLIMPIADE TINGKAT REGIONAL DAN NASIONAL

  • Soal – jawab Olimpiade Asia Pasifik (APMO)

http://camel.math.ca/CMS/Competitions/APMO/

  • Liga Matematika Amerika dan Kanada

http://mathleague.com/

  • The USA Mathematical Talent Search (USAMTS)

http://www.usamts.org/

  • Koleksi soal AMC, AIME, MOSP, IMO

http://www.unl.edu/amc/

  • Olimpiade New Zealand

http://www.matholymp.com/NZMO/nzmos.html

  • AIMS (ActivitiesIntegrating Math & Science)

http://www.aimsedu.org

  • AMS (American Mathematical Society)

http://www.ams.org

  • EMS ( Europian Mathematical Society)

http://www.emis.de/

  • GAMS (Guide to Available Mathematical Software)

http://www.gams.nist.gov/

  • MAA ( Mathematical Association of Amerika)

http://www.maa.org

  • SIAM (Society for Industrial and Applied Mathematics)

http://www.siam.org

TENTANG PROBLEM SOLVING





Proses Seleksi "International Mathematics Olympiad (IMO)" di Indonesia

Setiap tahun, Indonesia rutin mengirimkan kontingen untuk mengikuti IMO. Para siswa yang mewakili Indonesia dalam IMO dipilih melalui proses yang panjang. Adapun tahapan-tahapan seleksi dan pembinaan di Indonesia yaitu :

1. Seleksi tingkat sekolah

Setiap sekolah memilih dua siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten.

2. Seleksi tingkat Kabupaten

Peserta seleksi tingkat kabupaten adalah wakil-wakil terbaik dari sekolah baik sekolah negri maupun swastayang berada di tingkat kabupaten tersebut. Dari proses ini akan dipilih maksimal 5 siswa (dengan pertimbangan tertentu, beberapa daerah diperkenankan mengirimkan lebih dari 5 siswa) untuk mengikuti proses seleksi tingkat propinsi.

3. Seleksi tingkat Propinsi

Peserta proses seleksi tingkat propinsi merupakan wakil-wakil terbaik tingkat kabupaten. Proses seleksi tingkat propinsi biasanya dilaksanakan di kantor Dinas Propinsi.

4. Seleksi Tingkat Nasional

Peserta proses seleksi tingkat Nasional adalah peserta-peserta terbaik tingkat Propinsi. Dari proses seleksi ini akan dipilih 30 orang siswa untuk mengikuti proses pembinaan tahap pertama.

5. Pembinaan Tahap Pertama

30 siswa yang terpilih dari hasil seleksi tingkat Nasional akan dibina kurang lebih 1 bulan. Materi pembinaan yang diberikan meliputi Aljabar, Geometri, Kombinatorika, Teori Bilangan dan sebagainya. Dari proses pembinaan pertama ini, 30 siswa akan dipilih disaring sebanyak 10 -15 siswa untuk mengikuti pembinaan tahap kedua.

6. Pembinaan Tahap Kedua (Pembinaan Khusus)

10 -15 siswa yang terpilih tersebut akan dibina secara khusus antara bulan Mei sampai bulan Juni setiap tahunnya selama satu bulan. Dari pembinaan ini akan dipilih sebanyak 4 sampai 6 peserta terbaik yang akan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Matematika Internasional.



Sumber : Buku Panduan Mengusai Soal-soal Olimpiade Matematika Nasional dan Internasional

karangan Nikenasih Binatari dan Dedi Gunarto






berkenalan dengan "International Mathematics Olympiad (IMO)"

International Mathematic Olympiade adalah sebuah ajang kompetisi matematika tahunan tingkat internasional yang diperuntukkan bagi siswa-siswa SMU. Ajang ini merupakan olimpiade bidang sains tingkat internasional yang tertua di dunia.

Untuk pertama kali, IMO diadakan di Romania pada tanggal 23 – 31 Juli 1959. Sejak saat itu, IMO diselenggarakan tiap tahun, kecuali tahun 1980. Indonesia mengikuti IMO pertama kali pada tahun 1988

Aturan pada IMO hampir selalu sama setiap tahunnya. Semua Negara peserta mengirimkan tim yang terdiri dari 6 siswa ditambah dua orang pembimbing yang berposisi sebagai pemimpin dan wakil pemimpin tim. Peserta harus berumur di bawah 20 tahun dan belum pernah kuliah. Tiap Negara peserta IMO diminta memberikan 3 usulan soal dimana soal tersebut harus asli dan belum pernah diberikan. Oleh panitia penyelenggara, melalui proses yang sangat cermat, dari sekian banyak soal yang masuk dipilih sekitar 30 soal. Pemimpin tim masing-masing Negara datang ke Negara penyelenggara lomba terlebih dahulu. Kemudian pimpinan tim masing-masing Negara secara bersama-sama berdiskusi untuk memilih 6 soal dari 30 soal tersebut. 6 soal inilah yang akan digunakan dalam IMO. Selanjutnya pimpinan tim menerjemahkan 6 soal yang telah dipilih ke dalam bahasa Negara mereka masing-masing. Siswa mengerjakan soal dalam bahasa mereka sendiri. Menerjemahkannya kembali dilakukan oleh pembmbing.

Soal-soal IMO diambilkan dari berbagai bidang matematika antara lain Teori Bilangan, Aljabar, Kombinatorik dan Geometri. Tipe soal dalam IMO berbeda dengan yang dipelajari di sekolah. Dalam mengerjakan soal-soal IMO, siswa tidak sekedar menghapalkan rumus kemudian menerapkannya, namun lebih ditekankan pada kemampuan ‘problem solving’. Diperlukan cara-cara yang luar biasa untuk menyelesaikan soal-soal standar IMO.

Lomba dilaksanakan 2 hari, dimana setiap harinya mereka akan diberikan 3 soal dan diberikan waktu 4 jam untuk mengerjakannya. Masing-masing soal memiliki skor tertinggi 7, sehingga skor nilai maksimal yang diberikan secara kumulatif adalah 42. Para peserta diranking berdasarkan hasil skor individu.

Setelah diranking dari yang memperoleh skor tertyinggi, maka penentuan medali dan penghargaan berdasarkan pada :

  • Medali emas diberikan kepada peserta dari peserta yang menempati ranking teratas.

  • Medali perak diberikan pada peserta sebanyak dari jumlah peserta yang menempati ranking berikutnya.

  • Medali perunggu diberikan kepada peserta sebanyak dari jumlah peserta yang menempati ranking berikutnya.

  • Honorable Mention diberikan kepada peserta yang tidak mendapatkan medali, namun mampu mengerjakan minimal 1 buah soal dengan sempurna (mendapatkan skor 7 pada sebuah soal)



Sumber : Buku Panduan Mengusai Soal-soal Olimpiade Matematika Nasional dan Internasional

karangan Nikenasih Binatari dan Dedi Gunarto